Beranda > 04. Artikel > PNPM Desa Torosiaje; Ratusan Meter Titian Penyambung Asa

PNPM Desa Torosiaje; Ratusan Meter Titian Penyambung Asa


IMG_8873-vert (1024x1018)

PNPM MPd, Gorontalo,-  Asa untuk dapat terhubung antara rumah yang satu dengan rumah lain, pemukiman yang satu dengan pemukiman lain, bahkan dusun yang satu dengan dusun lainnya terlihat secara kasat mata di pemukiman warga desa. Berbagai bentuk jembatan titian penghubung antar rumah warga tampak begitu mendominasi sejauh mata memandang. Menghubungkan antara satu rumah dengan rumah yang lain, menjadi satu jaringan pemukiman yang terhampar di atas lautan lepas… amat menarik dan asyik untuk dinikmati.

Benar sekali, suasana unik ini dapat anda nikmati di desa Torosiaje. Desa Torosiaje adalah sebuah desa yang merupakan salah satu dari banyak desa pesisir di teluk Tomini yang berada di Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. Sejak awal terbentuknya desa Torosiaje pada tahun 1901 telah dihuni oleh mayoritas suku Bajo. Nama desa Torosiaje sendiri berasal dari bahasa Bajo, yakni “Toro” yang berarti “Tanjung” dan “Siaje” yang berarti “Sihaji”. Namun dalam perkembangannya kata ini mengalami distorsi dalam pelafalannya, sehingga saat ini disebut Torosiaje.

IMG_8882 (753x1024)-horz

Dalam aktifitas sehari-hari warga transporasi utama di desa Torosiaje ada perahu

Sebelum era otonomi daerah desa ini menjadi bagian dari Kabupaten Gorontalo. Selanjutnya pada tahun 2004 menjadi bagian dari Kabupaten Pohuwato, setelah sempat sebelumnya menjadi bagian dari Kabupaten Boalemo. Desa Torosiaje pada tahun 2003 secara administratif dibagi menjadi dua, yakni desa Torosiaje Jaya yang terletak di daratan atau yang biasa disebut masyarakat “Torosiaje Darat” dan desa Torosiaje yang terletak di perairan (Laut) yang oleh masyarakat lebih dikenal dengan “Torosiaje Laut”. Desa Torosiaje Laut sendiri terdiri dari dua dusun, yakni dusun Mutiara dan dusun Bahari Jaya. Kedua dusun ini dibatasi oleh sebuah jembatan sebagai pintu masuk dan keluar desa Torosiaje.

Masyarakat Torosiaje adalah masyarakat dari suku Bajo yang hidup sepenuhnya ada di atas lautan, termasuk pemukiman mereka juga dibangun di atas air laut. Namun sebagaimana yang dituturkan oleh Kepala Desa Torosiaje, Jekson Sompah, bahwa saat ini masyarakat Bajo sudah kawin mawin dengan etnis lainnya yang memang juga tinggal di desa ini. Ada sekitar 12 etnis yang menetap di desa Torosiaje selain Bajo, diantaranya seperti Gorontalo, Bugis, Jawa, Arab, Cina, dsb.

IMG_8989 (1024x768)-vert

Bersama Kepala Desa meninjau kondisi terkini jembatan titian yang dibangun oleh PNPM MPd

Sejarah dan kontribusi PNPM MPd di desa Torosiaje sudah cukup lama, semenjak tahun 2007. Berbagai prasarana dan sarana sudah banyak dibangun untuk membantu warga masyarakat di desa ini. Mulai dari transportasi perahu untuk siswa di tahun 2007, dilanjutkan dengan bantuan pengadaan air bersih di tahun 2008, sarana pendidikan TK di tahun 2009, dan pekerjaan tambatan perahu di tahun 2010. Tahun 2011 dilanjutkan dengan pembuatan jembatan titian sepanjang 308 meter di dusun Bahari Jaya, yang di tahun 2012 ditingkatkan dengan kegiatan pengatapan jembatan titian tersebut. Selanjutnya pada tahun 2013 masih di dusun yang sama melanjutkan pekerjaan yang sama yakni jembatan titian dengan menambah panjang jembatan sepanjang 280 meter. Kemudian di tahun 2014 ini di dusun Mutiara juga dilaksanakan pekerjaan jembatan titian sepanjang 250 meter. Namun karena adanya pemotongan anggaran BLM hanyak terealisasi sepanjang 220 meter. Selain dari kegiatan prasarana dan sarana juga di desa ini dibantu dua kelompok SPKP untuk menambah permodalan produksi ikan asin. Demikian yang disampaikan oleh Ketua TPK desa Torosiaje, Kamil Hasan kepada kami. (Unit KIE/DRogi)

 

IMG_8974

Kegiatan pengadaan air bersih juga menjadi perhatian dari PNPM untuk masyarakat Torosiaje

 

IMG_8983

Sektor pendidikan khusus untuk anak usia dini juga tidak luput menjadi sasaran dari PNPM

 

IMG_9032 (1024x768)

Suasana yang nyaman dan pemandangan eksotik membuat kita tak henti untuk mengabadikan alam sekitarnya

Kategori:04. Artikel
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: