Beranda > 04. Artikel > Air Mengalir Sampai Jauh.. Akhirnya ke Ilomata

Air Mengalir Sampai Jauh.. Akhirnya ke Ilomata


PNPM MPd, Gorontalo,- Air mata tanpa terasa menetes di wajah beberapa ibu-ibu yang terharu menyaksikan air yang dinantikan akhirnya sampai juga di sekitar lingkungan rumah mereka. Penantian panjang untuk mendapatkan air yang layak untuk kebutuhan sehari-hari berakhir sudah. Memang dalam kehidupan manusia air merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan. Tubuh kita membutuhkan air sekitar 65%. Jadi dapat dikatakan bahwa “Tanpa air tidak akan ada kehidupan”.

image

Kisah di bawah ini menceritakan tentang perjuangan satu desa dalam memperoleh air bagi kehidupan warganya. Kisah perjuangan ini bertempat di salah satu kecamatan yang ada di kabupaten Gorontalo yakni Kecamatan Tibawa. Di kecamatan Tibawa ada satu desa yang letaknya di pegunungan terpencil. Nama desa itu adalah Ilomata. Desa Ilomata tergolong desa tertinggal. Masyarakat desa Ilomata sangat sulit mendapatkan air bersih yang layak minum terutama pada saat musim kemarau panjang. Kondisi itu tentunya amat menyulitkan kehidupan masyarakat desa Ilomata. Selanjutnya berangkat dari permasalahan tersebut, masyarakat mengusulkan Pengadaan Air Bersih Perpipaan (PAB) lewat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM – MPd) tahun anggaran 2014.

image

Pengukuran Debit oleh masyarakat yang difasilitasi FK/FT

Usulan PAB tersebut lolos verifikasi dan layak untuk didanai serta dikerjakan. Hanya saja saat memulai pelaksanaan pembangunan sarana tersebut, desa Ilomata mengalami beberapa kendala. Kendala yang dihadapi seperti minimnya sumber daya manusia yang ada di desa, khususnya tenaga teknis terkait PAB, serta saat itu kurang ketersediaan sumber air mengingat sedang mengalami musim kemarau yang berkepanjangan. Namun kondisi tersebut justru mendorong semua pihak untuk berusaha menggali serta mengoptimalkan semua sumber daya yang ada.

Dengan berbagai keterbatasan di atas, patut disyukuri bahwa desa Ilomata ternyata memiliki seorang Kader Teknis yang cukup berpengalaman dalam pembangunan PAB sederhana. Ramin K. Musa nama Kader Teknis tersebut. Pengalaman pak Ramin berasal dari beberapa program pemberdayaan yang diikuti sebelumnya. Pak Ramin yang hanya tamatan SD ini mampu menciptakan sebuah teknologi sederhana yang dapat mengalirkan air tanpa menggunakan pompa mesin. Air tersebut diambil dari sumur yang kedalamannya sekitar 6 meter yang kemudian akan didistribusikan ke para pemanfaat. Jumlah pemanfaat direncanakan berasal dari 2 dusun sebanyak 104 KK. Namun yang terpasang baru berkisar 70 KK. Sisanya yang 34 KK belum terpasang, masih menunggu swadaya pipa distribusi ke rumah masing – masing. Hal itu sesuai dengan kesepakatan masyarakat lewat forum musyawarah, bahwa yang dibiayai dari dana PNPM – MP adalah pembuatan bak/sumur penampungan, pengadaan pipa instalasi, meteran/Ko, dan sebagian HOK galian pipa utama.

imageimage

Partisipasi Kaum Perempuan Dalam Penggalian Jalur Pipa

Untuk lokasi sumber air sendiri terletak di atas bukit dimana akan dibuat sumur penampung air yang akan dialirkan ke rumah penduduk. Dengan kondisi medan yang seperti itu banyak pihak meragukan akan keberhasilan pembangunan PAB tersebut. Akan tetapi oleh pak Ramin dirancang sebuah pompa gravitas manual tanpa mesin yang mampu mengalirkan air dari sumur penampungan ke rumah – rumah penduduk dengan lancar.

Keberhasilan Pak Ramin merancang pompa di atas membuat masyarakat desa Ilomata semakin antusias terlibat dalam proses pelaksanaan kegiatan. Ini dibuktikan dengan tingginya partisipasi masyarakat mulai dari pengukuran debit air sampai pada penggalian jalur pipa. Kaum perempuan juga ikut terlibat langsung sebagai tenaga kerja dalam pelaksanaan pembangunan Sarana Air Bersih.

image

Pelaksanaan Pekerjaan Penyambungan Pipa oleh Masyarakat

Dengan kerja sama dan dukungan masyarakat akhirnya perjuangan panjang desa Ilomata untuk bisa menikmati air bersih terpenuhi. Saat ini untuk memperoleh air yang layak untuk kebutuhan sehari-hari menjadi lebih mudah tanpa lagi harus berjalan kaki terlalu jauh mencari air bersih, atau dengan menimba di sumur dan membawa tong, serta menggunakan alat transportasi tradisional berupa gerobak yang ditarik oleh sapi, yang dalam istilah masyarakat setempat disebut kokoyonga.

Masyarakat di desa Ilomata merasa sangat bersyukur dengan dibangunnya PAB yang dapat menjawab masalah kekurangan air bersih selama ini dengan memberdayakan potensi lokal baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sebagai wujud rasa syukur itu, saat ini sistem pengelolaannya telah dibuatkan Peraturan Desa (Perdes) dan disepakati iuran perbulan sebesar Rp.10.000,-/kk. Sistem pengelolaan tersebut disepakati pada pelaksanaan Forum Musyawarah Desa Serah Terima pekerjaan.

image

Kondisi Air Yang Sampai di Pemukiman Penduduk

Dengan selesainya pembangunan sarana air bersih dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM – MPd) air dapat dinikmati langsung di rumah penduduk. Masyarakat desa Ilomata tidak kesulitan lagi untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari – hari.

Demikian salah satu pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan TA.2014 di Kabupaten Gorontalo Kecamatan Tibawa Desa Ilomata. Wassalam

(Penulis: Agustina S.Rombe, Fastekab; Kardina, FT; Ridwan Ursilu, FK Kab. Gorontalo)

image

Monitoring oleh Korprov untuk melihat langsung progres pekerjaan PAB

image

Ramin K.Musa (berkaus biru) Kader Teknis desa Ilomata. Tamatan Sekolah Dasar. Dengan semangat, kesederhanaan, dan keterbatasan ilmu yang dimiliki tapi mampu mengangkat masyarakat desanya keluar dari masalah kekurangan air bersih yang selama ini dihadapi desa Ilomata.

Sketsa Sederhana dari Kader Teknis

image

POMPA GRAVITASI KEDAP UDARA SEDERHANA

image

SKETSA JARINGAN PIPA KE PEMANFAAT

Kategori:04. Artikel
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: