Beranda > 04. Artikel > Ada ‘Tambatan Selfie’ di Danau Limboto

Ada ‘Tambatan Selfie’ di Danau Limboto


IMG_6717 (753x1024)

PNPM MPd, Gorontalo – Istilah Tambatan Selfie mungkin lebih cocok untuk menggambarkan tambatan perahu yang satu ini. Keramaian orang yang datang berkunjung untuk berfoto ria dan menikmati pemandangan alam di sore hari menjadi saksinya.  Bertempat di pesisir danau Limboto, tepatnya di desa Hutadaa Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo telah berdiri satu unit Tambatan Perahu melalui PNPM Mandiri Perdesaan. Pekerjaan ini menelan biaya sekitar  Rp. 332.500.000,- . Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Team Pelaksana Kegiatan (TPK) desa Hutadaa ini mulai ramai dikunjungi oleh warga sekitar ketika pekerjaan sudah hampir selesai sekitar sebulan yang lalu. Bentuk bangunan yang terlihat menonjol di tengah hamparan danau yang luas dan terbuka memang menarik perhatian dan mengundang siapapun yang datang untuk singgah merasakan langsung suasananya. Bagi warga yang memiliki kamera atau handphone yang ada kameranya tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk berfoto selfie. Berbagai pose dan posisi mereka pilih sesuai dengan selera masing-masing.

IMG_6736 (1024x768)

Tambatan PeraHutadaa 1

Tambatan perahu ini dibangun dengan tujuan untuk membantu nelayan pesisir danau Limboto khususnya yang berdomisili di desa Hutadaa dan sekitarnya untuk menambatkan perahunya, baik ketika air danau Limboto sedang mengalami pasang maupun surut. Waktu air pasang biasanya seiring dengan datangnya musim hujan di bulan Oktober, November, dan Desember. Selain itu tempat ini juga direncanakan untuk  memudahkan para nelayan menjajakan ikan khas danau kepada warga yang sengaja datang untuk membeli ikan. 153 orang khususnya para nelayan diharapkan bisa merasakan manfaatnya secara langsung.  Selain sebagai tambatan perahu, bangunan ini juga diharapkan sebagai aset wisata desa Hutadaa bagi warga sekitar maupun luar desa untuk rekreasi. Dua unit bangunan tambahan disiapkan. Satu untuk warung kecil menjajakan makanan minuman bagi warga yang datang berkunjung dan satu lagi untuk tempat pertemuan warga desa Hutadaa.

IMG_6470 (1024x750)

Tambatan PeraHutadaa

Namun karena sampai saat ini di Gorontalo masih mengalami musim panas yang berkepanjangan, maka kondisi danau pun mengalami kekeringan. Terlihat jelas dari batas air danau yang semakin jauh ke tengah danau. Padahal sebagaimana yang dituturkan oleh Assisten Fastekab Gorontalo, Faizal Balango, ketika pertama kali mulai mengadakan pembersihan lahan di lokasi pekerjaan, kondisi air danau masih mencapai sekitar satu meter. Kondisi panas berkepanjangan di sisi lain memudahkan pelaksanaan pekerjaan. Dari mulai pengerukan, pemasangan tiang-tiang pancang, rangka bangunan, papan lantai menjadi lebih mudah karenan kondisi dasar danau yang kering dan semakin keras untuk dipijak. Jika dalam kondisi berair tentu salah satu tantangan adalah mensiasati air danau dan lumpur untuk menyelesaikan pekerjaaan. Namun jika dilihat dari faktor keindahan danau, tentunya nilai tambatan perahu ini akan semakin tinggi jika kondisi air danau mengalami posisi pasang. Dimana tiang bangunan akan terendam dan dikelilingi air danau Limboto.

Kedepannya diharapkan tempat ini dapat menjadi lokasi wisata kuliner dengan sajian khas menu berbahan dasar ikan danau, seperti Payangga, Manggabai, Nila, Mujair, dll. Tentunya perlu pengelolaan beserta aturan main yang jelas terkait rencana itu. Biasanya dengan semakin meningkatnya warga yang datang berkunjung, selain dampak positif seperti peningkatan ekonomi alternatif warga setempat juga mesti diantisipasi dampak negatif dari ramainya kunjungan seperti persoalan sampah, sanitasi seperti WC, dll. Perlu Perdes yang jelas untuk mengatur semua hal tersebut. Tentunya kita tidak ingin dengan adanya bangunan tersebut justru akan menambah kompleksitas permasalahan danau yang memang sementara berlangsung sekarang ini, khususnya yang menambah ancaman terhadap kelestarian danau. (Unit KIE/DRogi)

Tambatan PeraHutadaa (1024x598)

IMG_6741 (1024x765)

Kategori:04. Artikel
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: