Beranda > 04. Artikel > Apa itu analisa SWOT

Apa itu analisa SWOT


A. Apa itu analisa ?

B. Kenapa kita perlu alat untuk menganalisa?

C. Alat apa yang cocok untuk menganalisa?

D. Mengenal Analisa SWOT

E. Contoh Penggunaan Analisa SWOT

F. Apakah Analisa SWOT alat bantu yang ampuh?

G. Kenapa kita gagal memakai Analisa SWOT?

H. Menentukan variable untuk Analisa SWOT

I. Bagaimana  SWOT sebagai analisa effektif

J. Tambahan??

  1. Analisa adalah alat bantu yang diperlukan dalam menyusun  suatu strategi yang akan dipakai pada suatu masa tertentu.
  2. Alat ini sebagai  pedoman sederhana namun jelas dalam proses mengarahkan kegiatan yang dinamis tapi tetap terkendali
  3. Tidak semua alat analisa cocok digunakan karena bergantung dari kebutuhan ataupun kepentingan
  4. Mengenal Analisa SWOT :  Alat ini dulunya banyak dipakai untuk menyusun strategi memenangkan suatu peperangan. Alat ini bukan alat untuk bersinergi atau membangun kemitraan tetapi lebih melihat pihak lain sebagai musuh yang harus “dilenyapkan”. Artinya disini pesaing adalah “musuh” yang harus diperangi bahkan dilenyapkan. Seiring dengan kemajuan zaman, peradaban dan teknologi  maka analisa ini sudah banyak yang ditinggalkan oleh banyak negara. Tetapi herannya banyak dunia bisnis pada ‘era tahun 90an’ menggali lagi,  mendaur ulang, bahkan memodifikasi lalu  menggunakannya sebagai alat bantu dalam menyusun strategi dalam memenangkan persaingan di pasar. Seiring makin banyak dan berkembangnya ilmu management serta makin bergesernya persepsi orang tentang pasar, banyak sekolah – sekolah bisnis setara magister mulai mengembangkan dan mengenalkan alat alat bantu analisa lainnya yang memiliki nilai tambah yang lebih bervariatif. Kesimpulannya bahwa analisa SWOT bukanlah alat bantu utama pada ‘era sekarang ini’ yang mampu menjawab semua tantangan dan memenangkan pasar.  Ia lebih dipakai sebagi “alat bantu tambahan” untuk observasi dan introspeksi bagi pihak internal untuk melihat pihak external. Bahkan saya  menyebutkan sebagai alat untuk pemetaan usaha (mapping of business) terhadap lingkungan usaha sejenis yang ada disekitar kita. SWOT kepanjangan dari Strength Weak Opportunity dan Threat = Kekuatan, Kelemahan Kesempatan dan Ancaman/Rintangan.
  5. Salah satu contoh dalam penerapan analisa SWOT di lapangan :

Perusahaan baru “WANGI WANGI’ yang memproduksi sabun detergent dengan kemasan 400gram dan 800gram tentu berusaha bisa bertahan  dan memenangkan pasar. Untuk itulah dipandang perlu memakai analisa SWOT. Pak Wonwon selaku Kepala Divisi Bisnis Development sudah menginventarisir data internal sbb:

KEKUATAN :

–          Produk yang lebih wangi dan berkualitas, Karyawan yang loyal, Armada ditribusi yang baik, tenaga sales yang gagah dengan armada ditribusi yang kuat, kemasan produk yang menarik, harga yang bisa bersaing.

KELEMAHAN :

–          Tenaga penjual sedikit pengalaman, harga pasar hanya berselisih lebih rendah Rp 500 untuk kemasan 400gram, Belum membuka pos pengaduan, belum pasang iklan di TV nasional dan Surat kabar nasional, baru pasang iklan di media lokal : Radio dan koran. Belum masuk super market besar. Budget iklan masih terbatas.

PELUANG/ KESEMPATAN :

–          Jumlah penduduk Indonesia yang besar, saat ini angkanya sudah 240juta lebih merupakan pasar potensial yang sangat menggairahkan bagi pelaku bisnis barang konsumsi. Tumbuhnya kota baru sebagai pemukiman dan usaha menjadi kota satelit baru, Kondisi Keamanan dan Politik yang relatif stabil, Inflasi yang relatif terkendali, Nilai tukar rupiah yang stabil dan cenderung menguat, Dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap program pemberdayaan masyarakat

ANCAMAN/RINTANGAN

–          Kuatir akan hadirnya teknologi baru sabun detergent untuk membersihkan pakaian dengan keunggulan berganda : membersihkan, menghapus noda, mengharumkan dan ramah lingkungan. Dimana detergent Wangi-Wangi hanya punya 2 (dua) keunggulan saja : Membersihkan dan Mengharumkan. Kuatir tenaga sales yang handal dibajak oleh perusahaan besar dengan imbalan bagus. Perubahan Peraturan Pemerintah yang sangat berpengaruh biaya produksi: Naiknya tarif dasar listrik (TDL) dan Kebijakan menaikan Upah Umum Regional (UMR) serta naiknya suku bunga pinjaman perbankan yang menyebabkan melambungnya pendanaan biaya produksi.

  1. Analisa SWOT bisa ampuh  dan bisa pula tidak ampuh  untuk menjawab tantangan tugas di lapangan/ di pasar yang selalu bergerak dinamis dan ini amat bergantung pada jawaban nomor C diatas yakni Kebutuhan & Kepentingan.
  2. Beberapa kegagalan dalam penggunaan analisa SWOT:

–          Kesalahan dalam menentukan parameter penilaian

–          Kesalahan dalam menentukan prediksi waktu

–          Kesalahan akibat kelengahan user sendiri dalam pengawasan & pengendalian

–          Kesalahan dalam asumsi faktor lainnya yang stabil/tetap  (ceteris paribus)

–          Kesalahan karena adanya hal tak terduga Force Major (Kerusakan berdampak hebat Akibat Bencana Alam).

  1. Hal yang sering luput dalam mengambil keputusan dalam SWOT adalah menentukan variable manakah yang dipakai sebagai parameter penilaian.  Untuk hal ini sekali lagi berkait dengan jawaban C yakni Kebutuhan & Kepentingan plus sifat atau karakter bisnis yang dalam bahasa bisnis sering disebut nature of busines:

–          Bisnis jasa kredit sangat dipengaruhi kebijakan pemerintah di sektor keuangan

–          Bisnis jasa angkutan sangat dipengaruhi kebijakan harga BBM

–          Bisnis jasa turisme sangat dipengaruhi oleh sarana dan prasarana  transportasi dan keamanan serta kenyamanan lingkungan

–          Bisnis Barang elektronik dipengaruhi oleh riset pengembangan dan kadaluarsanya teknologi, kebutuhan keluarga,  pendapatan masyarakat.

–          Bisnis Mikro Finance sangat dipengaruhi oleh Assesment, Program, Player (Pelaku), People (Masyarakat) dan Power (Dukungan Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarat dan kapasitas SDM semua pihak) serta Political will (Kemauan atau Keberpihakan politik pada suatu kepentingan).

  1. Agar SWOT menjadi analisa sederhana namun effektif tentunya kita harus  merangkai berbagai variable penting di Bisnis Mikro Finance adalah harus membawa berbagai variable untuk diperkenalkan dan juga advokasi langsung kepada masyarakat lewat musdes agar tidak salah dalam menentukan suatu kebijakan berkait jasa pelayanan MF.

–          Strategi dalam menentukan tarif jasa pinjaman yang tidak boleh lebih tinggi atau lebih rendah dari harga pasar (merusak pasar).

–          Strategi dalam memberikan reward atau penghargaan kepada nasabah yang membayar angsuran tepat waktu tiap bulan, penghargaan diberikan diakhir priode angsuran.

–          Strategi dalam memberikan pelayanan : Peduli Konsumen (customer sevice): 5P (Pendampingan, Pembinaan, Pengarahan, Pengembangan dan Pengawasan)

–          Strategi menghindarkan dari pinjaman fiktif

–          Startegi dalam mengajak kelompok SPP/ masyarakat dalam melihat secara transparan dapur UPK berkait dengan Transparansi Laporaran Keuangan.

–          Strategi dalam mengajak keterlibatan tokoh masyarakat serta kader dalam mengawasi program dan mendapat dukungan kuat bila menghadapi masalah di lapangan

–          Strategi berbagi manfaat dari hasil pendapatan UPK kepada masyarakat (CSR= Company Social Responsibility)

  1. Dari uraian di atas jelaslah bahwa analisa SWOT bisa sukses bila ada kematangan dalam Proses penentuan suatu program (assesment), kesadaran pelaku/pemain fungsional dan pengurus UPK, kesadaran masyarakat, kesadaran dan dukungan dari  aparatur di struktural dan dukungan Para Tokoh Masyarakat.  Serta yang lebih penting lagi adalah fasilitator yang mampu membawa perubahan positif dan mampu menginformasikan serta advokasi berbagai pengetahuan kepada masyarakat untuk kebaikan dan suksesnya program

Terima kasih, Mudah-mudahan tulisan sederhana ini mampu memberi manfaat sekaligus sebagai inspirasi untuk membuat analisa selanjutnya. Selamat berkreatifitas di jalur yang aman. Wasalam. Indonesia, 13 Juli 2010 S. Tjandra, MCFS RMC V

Kategori:04. Artikel
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: